Desa Savanajaya, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, tampil memikat dengan banyaknya lumbung padi. Tetapi di balik itu, para traveler bisa napak tilas tentang penjara yang menjadi saksi bisu perjuangan sastrawan besar "Pramoedya Ananta Toer".
"Duniaku bukan pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku Bumi, Manusia, dan persoalanya" Begitulah kutipan bijak sastrawan tua dengan perawakan kurus itu, dalam Bukunya BUMI MANUSIA.
Hari ini, esok, bahkan seribu tahun lagi kita tak akan lagi bertemu dan berjabat dengan beliau. Tetapi eksistensi Pram, begitu ia biasa di panggil, tak hanya sebagai penulis. Ia adalah pejuang pergerakan yang sempat di asingkan ke Pulau Buru, pada masa Rezim Orde Baru di bawah pimpinan Soeharto.
